LANGKAH-LANGKAH DAN STRATEGI DASAR YOUTUBE MARKETING
Digital Marketing atau pemasaran digital adalah strategi mempromosikan produk ke jangkauan konsumen yang lebih luas secara tepat sasaran dan efektif dengan menggunakan media-media digital yang saat ini sudah tidak diragukan lagi keefektifannya. Beberapa media yang kerap kali digunakan diantaranya Youtube, Instagram, Facebook, dan media sosial lainnya.
Perusahaan aplikasi manajemen medsos Hootsuite dan agensi marketing We Are Social memaparkan riset bahwa media sosial dengan pengguna tertinggi nomor satu di Indonesia tahun 2021 adalah YouTube. Dengan 93,8 persen dari total pengguna internet di Indonesia menggunakan YouTube sebagai mesin pencari setelah Google.
Sehingga membuktikan bahwa masyarakat seringkali mencari informasi menggunakan YouTube dan mencari video yang berkaitan dengan topic yang mereka cari. Oleh karena itu, pemasaran melalui YouTube sangat memungkinkan untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Langkah langkah yang harus dilakukan untuk memulai YouTube Marketing diantaranya
1. Menentukan Goal dan Target Market
Sebelum melakukan pemasaran produk melalui YouTube, kita harus mengetahui goal dan target market agar bisa menyusun planning selanjutanya. Goal dapat ditentukan dalam jangka harian, mingguan, maupun bulanan. Goal dan target harus spesifik, bisa diukur, dan realistis. Jika goal dan target belum tercapai maka harus ada pembaharuan dalam planning yang telah dijalankan. Setelah menentukan goal, tentukan siapa target market, apa yang orang-orang inginkan, dan tentukan juga tujuan dari video yang dibuat.
2. Membuat Akun Youtube
Langkah selanjutnya yang pasti adalah membuat akun YouTube sebagai media promosi produk yang memuat konten-konten untuk menunjang penjualan. Cara membuat akun YouTube sangatlah mudah. Anda bisa membuat akun baru atau sign up dengan memasukkan email dan password kemudian memverifikasinya melalui kotak masuk di dalam email Anda.
3. Set Up Channel
Setelah berhasil membuat akun Youtube, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengatur atau mensetting channel agar menjadi lebih banyak ditonton oleh pengguna YouTube. Hal pertama yang mungkin bisa Anda lakukan adalah dengan memberi identitas pada channel YouTube dengan memberikan foto profil, memastikan costumize channel sudah terisi semua, mengatur YouTube channel art, dan mengatur deskripsi Channel . Identitas akun Youtube Anda sangat penting karena ini akan membentuk branding untuk produk anda dalam jangka panjang. Identitas pada Channel haruslah unik dan mudah diingat oleh masyarakat.
4. Riset dan Mencari Keyword
Setelah mensetting Channel maka Anda bisa memberikan keyword pada basic info. Keyword ini berfungsi untuk memunculkan video pada pencarian sehingga lebih memungkinkan pengguna Youtube melihat video Anda. Cara untuk memilih keyword adalah dengan melakukan riset kata apa saja yang seringkali dicari pada pencarian sesuai dengan konteks yang akan Anda buat. Salah satu cara mudah untuk menentukan keyword adalah dengan menggunakan platform Ubbersuggest
Cara untuk melihat keyword yang sering muncul dalam pencarian adalah dengan menuliskan kata dalam search kemudian akan dihasilkan tampilan seperti ini.
Keyword idea yang muncul mengindikasikan kata tersebut seringkali dicari dalam pencarian sehingga jika Anda menggunakan kata tersebut maka akan ada peluang untuk konten Anda muncul dalam list pencarian. Selain menggunakan ubersuggest, Anda juga bisa menggunakan Google Keyword Planner atau YouTube Keyword Tool
5. Buatlah Video dan Upload
Kegitan selanjutnya yang pasti dilakukan adalah pembuatan video. Video memiliki peranan penting untuk memuat segala informasi yang akan disampaikan kepada penonton. Berikut tips atau langkah-langkah dalam membuat video
a. Pilih Genre Video
Setelah Anda menentukan goal dan target market, sekarang saat nya merancang dengan jelas genre dan konten konten video yang akan di buat. Ada beberapa genre video yang bisa dipilih untuk memasakrkan produk diantaranya video panduan atau tutorial, ulasan dan benefit produk, video seputar kiat kiat kehidupan atau lifehacks, vlog, event, interview pakar, animasi, dan lain sebagainya. Jika masih belum tergambar konsep yang akan dibuat Anda bisa meluangkan waktu sebentar untuk menonton video-video yang saat ini sedang on viral atau yang sedang popular di YouTube. Hal ini bisa menjadikan inspirasi genre video apa yang cocok dengan produk Anda.
Sebisa mungkin pilih lah lebih dari satu jenis atau genre video sehingga penonton tidak bosan, namun jangan terlalu memilih banyak jenis karena ditakutkan viwers akan bingung dengan konteks video di dalam channel Anda.
b. Buatlah Video berkualitas
Setelah menemukan konsep dan genre video maka masuk ke langkah membuat video tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah pastikan video memiliki kualitas yang tinggi. Kualitas tersebut bisa didapat dari beberapa faktor diantaranya perangkat untuk merekam, skill merekam, kecakapan talent yang mungkin ada di dalam video tersebut, kejelasan isi, dan waktu yang tidak terlalalu panjang agar penonton tidak merasa bosan. Beberapa perangkat tambahan sekain kamera yang bisa menunjang peningkatan kualitas video adalah mikrofon, ring light, tripod, dan lain sebagainya.
c. Selipkan kata kunci
pada Judul
Setelah sebelumnya Anda telah me riset dan mencari Keyword, maka Anda bisa menyelipkan kata tersebut pada Judul video anda. Keyword pada judul bisa menjadi umpan saat melakukan pencarian. Usahakan judul video berisi kata kunci yang relevan dengan isi video.
d. Maksimalkan Deskripsi Video
Jangan biarkan deskripsi dengan maksimal 1000 karakter ini kosong. Berikan deskripsi yang memuat kata kunci yang ditargetkan, link produk, dan Call to Action atau kalimat ajakan yang mengarahkan pemirsa untuk perpartisipasi pada postingan video Anda. Bisa dengan memberi like, subscribe, komentar atau mengecek produk pada akun Anda yang ada di marketplace.
e. Masukkan Keyword
Selain memberikan keyword pada judul dan deskripsi kita juga perlu memaksimalkansistem untuk membantu Google dan YouTube memahami konteks video yang Anda buat. Jika pemberian keyword sudah sesuai maka optimasi akan berjalan lancar.
f. Masukkan Hashtag
Hashtag ini akan tampil di atas judul video dan saat diklik, YouTube akan menampilkan dengan hashtag serupa sehingga pencarian dapat menjadi lebih spesifik.Setelah video yang dibuat telah siap, maka upload video tersebut ke channel Anda dengan memperhatikan Judul, keyword, caption, hastag, link produk yang disematkan, dan thumbnail yang menarik
g. Promosikan dan Evaluasi Video
Promosi dapat dilakukan dengan mempromosikan link video atau akaun yang telah dibuat. Promosi akun dapat dilakukan di lain aplikasi seperti Instagram, telegram, Tik Tok, Facebook, dan media sosial lainnya. Namun bentuk promosi tidak hanya itu. Anda bisa mengiklankan produk anda dengan mengendorse public figure, selebgram, atau orang yang memiliki pengaruh karena memiliki pengikut yang sudah banyak sehingga jangkuan pemirsa dan pengunjung channel Anda bisa meningkat.
h. Buatlah Jadwal Pengunggahan Video
Saat sudah memulai terjun ke Youtube Marketing usahakan selalu konsisten perihal waktu pengunggahan video. Buatlah jadwal-jadwal pengunggahan konten sehingga tidak terjadi gap yang cukup panjang antara satu video dengan video berikutnya. Hal ini bertujuan untuk menstabilkan traffic channel YouTube Anda.
Setelah semua langkah telah dilakukan dengan jarak yang diseuaikan dengan target mingguan atau bulanan maka perlu dilakukan evaluasi video. Berapa banyak pemirsa yang menonton video Anda, dan jumblah peningkatan pembelian produk Anda. Jika setelah melakukan evaluasi dan mendapat kan hasil yang kurang memenuhi target maka Anda bisa merubah beberapa strategi seperti genre konten dan memaksimalkan lagi SEO YouTube yang akan membuat kenaikan traffic dan memungkinkan meningkatkan Adsense pada video Anda.
Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi Anda yang akan memulai pemasaran menggunakanmedia sosial dengan pengguna terbesar di dunia, yaitu YouTube.
Strategi Digital Marketing selengkapnya
https://iblu-academy.co.id/sertifikasimicrosoft/




Komentar
Posting Komentar